- BAPPEDA Kabupaten Bengkulu Tengah
- contohemail@gmail.com
Bengkulu Tengah – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bengkulu Tengah menyelenggarakan Forum Komunikasi Publik dalam rangka Penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan mengusung tema “Digitalisasi Pelayanan Publik dan Optimalisasi Kualitas Sektor Strategis Daerah”. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.
Forum secara resmi dibuka oleh Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, M.Si dan Kepala BAPPEDA Kabupaten Bengkulu Tengah, Agung Budiyanto, S.E., M.E. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa forum komunikasi publik merupakan wadah strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan dinamika kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan di tingkat pusat dan provinsi.
“Digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah ke depan. Transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat secara efektif, efisien, dan terintegrasi, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan responsif,” ujar Kepala BAPPEDA.
Turut memberikan arahan, Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, M.Si., menyampaikan bahwa Forum Komunikasi Publik ini tidak hanya bertujuan untuk menyelaraskan dan mensinkronkan program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, tetapi juga sebagai sarana pengawalan terhadap usulan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026.
Kaban BAPPEDA Agung Budiyanto, S.E., M.E menjelaskan bahwa terdapat 28 Pokok Pikiran (Pokir) serta 510 usulan Musrenbang Kecamatan yang telah dihimpun, dengan rincian 380 usulan di bidang infrastruktur, 54 usulan di bidang ekonomi, dan 76 usulan di bidang kemasyarakatan. Seluruh usulan tersebut selanjutnya akan disaring dan disesuaikan dengan 9 Program Prioritas Pembangunan Daerah, yaitu: Ibukota Modern, Jalan Mulus, Percepatan Pembangunan Wilayah Blank Spot, Jaminan Kesehatan Gratis, Benteng Kalabambu, Gerakan Cinta Batik Sungai Lemau, Peningkatan Kapasitas Fiskal dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, serta Benteng Berbinar.
Forum ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkulu Tengah, Cornelius, S.S., M.M., perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan camat se-Kabupaten Bengkulu Tengah.
Dalam paparannya, Kepala BPS Kabupaten Bengkulu Tengah menyampaikan bahwa kondisi perekonomian daerah menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bengkulu Tengah yang pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 4,22 persen, dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 3,97 persen. Peningkatan tersebut merupakan implikasi dari semakin membaiknya aksesibilitas transportasi, kontribusi komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan karet, serta peningkatan sektor pariwisata khususnya di wilayah penyangga Kota Bengkulu.
Melalui Forum Komunikasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 diharapkan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat serta memperkuat sinergi antarlevel pemerintahan dalam rangka mewujudkan Bengkulu Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.